Sejak pembaruan Dapodik versi 2027 dirilis, banyak operator sekolah mulai menemukan berbagai invalid data peserta didik yang sebelumnya tidak muncul. Beberapa di antaranya berkaitan dengan data referensi, seperti penghasilan orang tua dan wali, sementara sebagian lainnya berasal dari data rinci periodik siswa, misalnya tinggi badan, berat badan, hingga waktu tempuh ke sekolah.
Sekilas, pesan invalid tersebut terlihat sederhana. Namun jika tidak segera diperbaiki, data peserta didik bisa tetap berstatus bermasalah meskipun proses sinkronisasi sudah dilakukan. Tidak sedikit pula operator yang mengaku sudah memperbaiki data, tetapi invalid kembali muncul setelah sinkronisasi.
Seperti disampaikan dalam video referensi, “Silakan isi dulu data invalidnya, kemudian sinkronnya itu besoknya, enggak usah buru-buru langsung sinkron.” Pengalaman tersebut menjadi salah satu solusi yang cukup menarik karena beberapa operator mengaku status invalid akhirnya hilang setelah menunggu pergantian hari sebelum melakukan sinkronisasi.
Lantas, apa sebenarnya penyebab invalid data referensi dan data periodik siswa di Dapodik 2027? Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.
Cara memperbaiki invalid data periodik siswa
Jawaban singkatnya, lengkapi seluruh data periodik siswa yang masih kosong atau belum sesuai.
Perbaikan dilakukan melalui menu Peserta Didik, kemudian pilih nama siswa yang mengalami invalid dan buka bagian Data Rinci Periodik.
Beberapa data yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Tinggi dan berat badan
Pastikan tinggi badan diisi menggunakan satuan sentimeter, sedangkan berat badan menggunakan kilogram sesuai kondisi peserta didik.
2. Lingkar kepala, jarak rumah, dan waktu tempuh
Lingkar kepala tidak boleh dibiarkan kosong apabila sistem meminta data tersebut. Untuk jarak rumah ke sekolah, pilih kategori yang sesuai, kemudian isi jaraknya jika diperlukan.
Sementara itu, kolom waktu tempuh sering menimbulkan kekeliruan. Kolom pertama digunakan untuk jam, sedangkan kolom kedua untuk menit. Kesalahan mengisi kedua kolom ini dapat menyebabkan data gagal disimpan.
Selain itu, jumlah saudara kandung juga perlu dipastikan telah diisi sesuai kondisi sebenarnya.
Setelah seluruh data lengkap, simpan perubahan agar status invalid dapat diperbarui pada sistem.
Cara mengatasi invalid data referensi orang tua dan wali
Jika invalid berasal dari data referensi, periksa kembali informasi ayah, ibu, maupun wali siswa sesuai kondisi sebenarnya.
Pada bagian ayah dan ibu, pastikan status masih hidup atau wafat telah dipilih dengan benar.
Apabila data ayah tidak diketahui, misalnya nama maupun NIK tidak tersedia, nama ayah dapat dikosongkan sehingga sistem tidak lagi mewajibkan pengisian NIK.
Selain itu, salah satu penyebab invalid yang cukup sering muncul adalah penggunaan referensi penghasilan yang sudah tidak aktif. Karena itu, operator perlu memilih kembali kategori penghasilan yang masih tersedia pada daftar referensi terbaru.
Jika memang tidak memiliki penghasilan, pilih opsi Tidak Berpenghasilan sesuai kondisi sebenarnya.
Hal serupa juga berlaku pada data wali. Bila siswa memang tidak memiliki wali, kosongkan terlebih dahulu seluruh data wali, kemudian ubah status menjadi Tidak agar sistem tidak lagi meminta informasi tambahan.
Kenapa invalid masih muncul setelah sinkronisasi?
Jawaban singkatnya, kemungkinan perubahan data belum sepenuhnya diproses oleh sistem.
Beberapa operator mengalami kondisi di mana invalid kembali muncul meskipun seluruh data sudah diperbaiki.
Berdasarkan pengalaman yang dibagikan dalam video referensi, ada beberapa langkah yang dapat dicoba:
1. Hapus riwayat browser
Membersihkan cache atau histori browser membantu memastikan tampilan data yang muncul berasal dari pembaruan terbaru.
2. Perbaiki seluruh invalid terlebih dahulu
Jangan langsung melakukan sinkronisasi jika masih ada data peserta didik yang belum selesai diperbaiki.
3. Sinkronisasi pada hari berikutnya
Alih-alih langsung melakukan sinkronisasi setelah menyimpan perubahan, tunggu hingga keesokan hari atau setelah pergantian hari. Cara ini dilaporkan berhasil mengatasi invalid yang sebelumnya terus muncul pada beberapa kasus.
Meskipun tidak menjamin berhasil untuk semua sekolah, langkah tersebut layak dicoba sebelum melakukan sinkronisasi berulang kali.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan sinkronisasi
Sebelum menekan tombol sinkronisasi, pastikan seluruh data peserta didik benar-benar sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Hindari hanya mengejar hilangnya status invalid tanpa memastikan isi data sudah akurat. Informasi seperti penghasilan orang tua, status wali, tinggi badan, hingga waktu tempuh sekolah merupakan bagian dari data pokok peserta didik yang akan digunakan dalam berbagai kebutuhan administrasi pendidikan.
Selain itu, jika setelah seluruh langkah dilakukan invalid tetap muncul, operator dapat menunggu pembaruan sistem berikutnya atau mencari informasi resmi dari dinas maupun pengembang Dapodik mengenai kemungkinan adanya perbaikan pada sisi server.
Invalid data referensi dan data periodik siswa di Dapodik 2027 memang cukup sering ditemui setelah pembaruan aplikasi. Namun sebagian besar kasus sebenarnya dapat diselesaikan dengan melengkapi data yang masih kosong, memperbarui referensi yang sudah tidak aktif, serta melakukan sinkronisasi pada waktu yang tepat. Yang tidak kalah penting, lakukan setiap perubahan berdasarkan kondisi peserta didik yang sebenarnya agar kualitas data tetap terjaga dan tidak menimbulkan masalah administratif di kemudian hari.












